Flux

Jika bisa, saya akan terus duduk meluruskan kaki yang menopang buku ini. Kemudian menghiraukan angin yang berhembus membawa kabar dari kian penjuru itu. Sambil ditemani oleh beberapa turats yang hendak dijamah. Berdua saja bersama oase yang airnya takkan menipis, lalu bersandar pada pohon tua. Yang terdengar hanya suara gemuruh angin Рsesekali pula kertas yang tertiup. Terus-menerus membaca lembaran demi lembaran penggalan kisah para pendahulu. Begitu seterusnya, terhempas angin di tengah gurun, hingga tertutup oleh pepasir. Menyatu dengan debu. Tapi sholat tak menjadikan saya terkubur di pepasir bersama kesunyian. Kemudian lenyap dan terlupakan.

Iklan

Peduli

 

Kau tak perlu kenal untuk menjadi sayang.

Kau hanya perlu peduli.

Kau tak perlu sayang untuk menjadi cinta.

Kau hanya perlu menjadi sangat peduli.

Kau tak perlu putus cinta untuk patah hati.

Kau hanya terlalu peduli.

Kau tak perlu menunggu seseorang terlalu lama.

Kalau dia tidak peduli.

Kalau bisa, aku tidak peduli.

Tapi peduli atau tidak, rasa itu bukan kita yang atur.