Intisari

Kita ingin melihat alam sehingga kita harus pergi ke puncak gunung. Padahal kita hanya perlu bercermin dan menyadari bahwa kita adalah bagian dari alam.

Kita berusaha mendapatkan pekerjaan untuk membahagiakan orangtua. Padahal kita semakin jauh dari keluarga. Sedangkan keluarga hanya ingin kita inisiatif.

Kita terlalu ingin mendapatkan surga sehingga kita membangun masjid. Padahal masjid sudah cukup banyak, tapi orang-orang di sekitarnya sedang kelaparan.

Kita terburu-buru menempuh pendidikan hingga ingin cepat lulus. Padahal intisari dari pendidikan adalah pengembangan diri dan ilmu itu sendiri.

Salah? Tidak!

Hanya kehilangan kesempatan untuk menjadi lebih baik.

Karena orang-orang mungkin masih bermimpi.

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s