Hanya Lewat

angin

Dalam igauannya, seseorang jadi tampak lebih jujur

Namun angin meniup jujurnya hingga lenyap

Tak bersisa, tak teringat.

Sama halnya kasih manusia

karena keabadian hanyalah seuntai kata

dari lembaran usia. Tak nyata, itu jawabnya.

Bila merasa kuasa

atas segala

itulah dusta

yang terdengar cuma-cuma.

Sialnya, angin memberi kesempatan juga

kepada mereka

yang menjadikan sedih hati-hati kecil.

Andai angin dapat memilih

pesan cinta

maka sampaikanlah

walau mati di depan mata.

Karena warisan terbesar manusia

adalah tahu yang menciptakan asa.

Bila ditanya, tanyalah angin

dia yang lama usianya

dan telah banyak bersua

dari manusia

yang mulia perangainya.

Bilamana aku angin

akan ku redam segala

kebencian antara kita

agar kau tau besarnya cintaku.

Sayangnya, bila aku angin.

Sebesar apa pun cintaku

apalah daya, Nona. aku tetap

hanya lewat.

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s